berita masjid masjid raya masjid unik masjid bersejarah surau ceramah profil

Rabu, 03 Mei 2017

Dude Harlino Mengepel Lantai Masjid Ini dalam Aksi Bersih-Bersih 1001 Masjid


Tak mau cuma sekadar menjadi ikon untuk mengkampanyekan kegiatan bertajuk Bersih-bersih 1001 Masjid yang digagas oleh Unilever Indonesia dan Dewan Masjid Indonesia, aktor sinetron Dude Harlino juga turun langsung membersihkan Masjid Agung Sunda Kelapa di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (3/5/2017). Dia ikutan mengepel lantai masjid tersebut.

Suami Alyssa Soebandono ini terlihat begitu antusias membersihkan lantai depan ruang utama Masjid Agung Sunda Kelapa (MASK), didampingi Willy Saelan selaku Human Resources Director PT Uniliver Indonesia TBK dan Sekjen Dewan Masjid Indonesia (DMI) H. Imam Addaruqutni.
Aksi ayah berputra satu ini tak cukup sampai di situ. Bersama seorang marbot (petugas kebersihan) MASK, Dude berkeliling mengepel lantai masjid.

“Saya ikut ngepel niatnya ibadah, kalau masjid bersih jadi ibadahnya enak. Aksi bersih-bersih sangat Islami karena diajarkan dalam Islam. Kan kebersihan itu dalam Islam adalah sebagian dari iman,” ucapnya lagi sambil terus mengepel dengan sapu pel.

Selain mengepel, artis peran yang tengah syuting untuk sinetron terbarunya berjudul Tuhan Beri Kami Cinta bersama Citra Kirana dan Baim Wong yang akan tayang bulan Ramadhan tepatnya tanggal 27 Mei 2017 di SCTV ini pun beranji akan mengajak remaja masjid untuk ikut mengikuti aksi bersih-bersih ini.

Menurut Dude, kebetulan dia aktif mengurus berbagai kegiatan di masjid, salah satunya Masjid Agung At-Tin.

Selama delapan tahun terakhir, ia menjadi pengurus masjid megah di kawasan TMII, Jakarta Timur tersebut.

Dude mengaku akan menularkan semangat bersih-bersih masjid ini kepada komunitas anak muda di masjid tersebut dan beberapa masjid lainnya dengan harapan agar anak muda tidak hanya mau datang untuk memakmurkan masjid tapi juga membersihkan masjid tersebut.

"Saya akan silaturahim ke komunitas anak muda dengan mengundang mereka ke masjid, juga mengundang ustadz yang akrab dengan bahasa anak muda agar nyambung," ujarnya.

Dude berharap aksi bersih-bersih ini tidak hanya dilakukan dalam kaitannya menyambut kedatangan Bulan Suci Ramadhan tahun ini, pun nanti setelah Lebaran dan seterusnya aksi seperti ini harus berlanjut.

Aksi bersih-bersih pertama ini, lanjut Dude semacam langkah awal mengajak masyarakat untuk turut aktif membersihkan masjid minimal di wilayahnya. “Ke depan diharapkan aksi ini bisa membudaya dan dilakukan sepanjang waktu,” harap aktor kelahiran Jakarta berdarah Minang dan Sunda ini.

Pantauan Siar Masjid, sebelum mengikuti jumpa pers Bersih-Bersih 1001 Masjid, kemudian ikut mengepel,  Dude menyempatkan waktu untuk menunaikan Shalat Tahiatul Masjid dan Shalat Dhuha di MASK yang diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin pada 31 Maret 1971.

Pada kesempatan yang sama, Willy Saelan menjelaskan aksi Bersih-Bersih 1001 Masjid sudah berlangsung sejak 21 April hingga 23 Mei 2017 di 33 kota/kabupaten yang berada di 11 provinsi seluruh Indonesia.

 “Kami memfasilitasi masyarakat yang ingin memberikan kontribusi ikut membersihkan masjid di aksi bersih-bersih ini.  Masjid yang dibersihkan tidak hanya masjid utama, ternama, dan berukuran besar saja tapi juga sejumlah masjid kecil,” terangnya.

H. Imam Addaruqutni menyambut baik kegiatan ini. Tak lupa dia menghimbau masyarakat untuk ikut serta dalam aksi ini agar masjidnya menjadi lebih bersih dan nyaman.

“Kalau masjidnya lebih bersih, ibadah selama Ramadhan pun jadi lebih nyaman dan khusyuk,” ujarnya.
Pembukaan acara Bersih-Bersih 1001 Masjid terasa spesial karena dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla  (JK) yang juga sebagai Ketua Umum DMI.

Menurut JK membersih-kan masjid adalah kegiatan positif, apalagi menjaga dan mempraktikan kebersihan itu merupakan sebagian dari iman.
"Masjid tempat kita menjalankan keimanan kita, tempat kita shalat. Bersih saja wajib, apalagi membersihkan masjid itu, pasti lebih wajib lagi," ungkap JK.
Naskah & foto: adji kurniawan (kembaratropis@yahoo.com, ig: @adjitropis)

1 komentar: